Menciptakan produk inovatif dapat menjadi terobosan besar bagi sebuah bisnis yang menentukan kesuksesannya. Namun untuk mewujudkannya, ide baru saja tidaklah cukup. Perlu riset dan strategi yang komprehensif guna menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Arsjad Rasjid mencontohkan produk inovatif dari UMKM lokal, Ikiku asal Makassar, yang sukses melakukan terobosan. Brand ini tidak hanya mengubah kuliner Es Pisang Ijo menjadi keripik, tetapi juga mengeksplorasi kekayaan identitas lokal Sulawesi Selatan lainnya seperti Pallu Butung, varian Kopi Toraja, hingga Pisang Goreng sebagai inspirasi produk lokal mereka. Mau tahu apa saja strategi inovasi yang dapat kita pelajari? Yuk, telusuri tips dari Arsjad berikut ini.
Mau tahu apa saja strategi yang dapat kita pelajari dari produk ini. Yuk, telusuri tips berinovasi dari Arsjad berikut ini.
Daftar Isi
Produk inovatif: Tidak sekedar ide baru dan beda
Tips 1: Amati tren dan identifikasi masalah
Tips 2: Ubah sudut pandang
Tips 3: Manfaatkan identitas lokal
Tips 4: Mendengarkan masukan konsumen
Tips 5: Terus bereksperimen dan pantang menyerah
Produk inovatif: Tidak sekedar ide baru dan beda
Inovasi amat penting agar suatu produk memiliki nilai tambah bagi konsumen, dengan menerapkan terobosan baru yang berbeda. Tidak jarang hal ini berkaitan dengan teknologi, seperti penggunaan bahan, desain atau proses pembuatan.
Inovasi produk juga umumnya menjadi solusi kekurangan dari versi sebelumnya. Oleh karena itu, dalam melakukan upgrade dan perbaikan ini biasanya perusahaan akan melakukan sejumlah langkah berupa riset, penelitian maupun survey feedback konsumen atas produk atau layanan mereka.
Tips 1: Amati tren dan identifikasi masalah
Tips pertama yang Arsjad Rasjid berikan adalah mengamati tren pasar serta identifikasi masalah dan kebutuhan yang ada di pasar.
Dengan karakter makanan tersebut, tidak memiliki ketahanan yang baik bila dipasarkan dengan sistem pengiriman ke luar kota. Hal ini dilihat sebagai peluang oleh pengusaha, karena mereka melihat adanya permintaan yang besar akan kuliner populer ini.
Tips 2: Ubah sudut pandang
Inovasi seringkali timbul dari kemampuan pengusaha memandang dari perspektif yang berbeda. Masih dengan contoh kripik es pisang ijo, menjadi contoh nyata bahwa sudut pandang yang dinamis dapat membantu kita menemukan solusi dan menjawab permasalahan konsumen.
Keripik es pisang ijo merupakan perubahan format dari makanan basah ke makanan kering yang lebih tahan lama. Produk ini dapat menjadi alternatif bagi konsumen karena mengubah makanan tanpa kehilangan cita rasa originalnya.
Teknik ini juga dapat kita terapkan pada berbagai permasalahan lain. Misalnya mengubah barang bekas yang menumpuk menjadi produk baru yang lebih bernilai, atau melakukan konversi dari layanan offline menjadi solusi digital.
Tips 3: Manfaatkan identitas lokal
Nilai-nilai dan ciri khas lokal juga dapat menjadi fondasi kuat dalam berinovasi. Seperti yang dilakukan oleh Ikiku, mereka mengangkat tema kuliner tradisional yang sudah akrab di masyarakat. Ide tersebut kemudian dikemas ulang menjadi produk modern yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini tanpa kehilangan karakteristik daerahnya.
Pemanfaatan kekayaan budaya lokal ini membuktikan bahwa inovasi tidak harus selalu datang dari ide yang asing, tetapi bisa lahir dari modernisasi aset daerah yang sudah ada. Strategi ini tidak hanya memperkuat posisi produk di pasar nasional, tetapi juga menjaga keberlangsungan warisan kuliner lokal di tengah gempuran tren global.
Tips 4: Mendengarkan masukan konsumen
Dalam membuat sebuah produk, kunci penting mempertahankan kualitas dan melakukan inovasi adalah dengan bertanya atau mendengarkan feedback dari konsumen. Di tengah perubahan yang semakin dinamis, suara konsumen menjadi masukan berharga yang menjadi bahan utama dalam merumuskan inovasi produk atau layanan ke depannya.
Sebagai contoh, meski keripik pisang ijo telah menjadi produk yang inovatif, pengusaha tetap menerima masukan konsumen terkait rasa, tekstur atau pengemasan. Ini juga penting untuk menjaga produk maupun layanan kita dapat tetap relevan dengan kebutuhan pasar.
Tips 5: Terus bereksperimen dan pantang menyerah
Inovasi produk membutuhkan waktu, proses dan berbagai eksperimen hingga mencapai formula yang tepat. Perlu ketekunan dan kesabaran selama proses tersebut dan menerima kritik atau kegagalan sebagai pembelajaran berharga.
Untuk menghasilkan keripik pisang ijo dengan rasa khas yang harum dan manis, tapi tidak mengganggu tekstur dan ketahanan produk, tentu membutuhkan sejumlah uji coba dari resep dan formulasi hingga produk siap dipasarkan. Ini menunjukkan bagaimana mindset pantang menyerah diperlukan sebagai fondasi dalam melakukan inovasi yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Berbagai Ide Produk UMKM yang Bisa Anda Coba Meskipun Modalnya Kecil
Dari produk keripik es pisang ijo, kita belajar bagaimana kreativitas dan kemampuan mengidentifikasi masalah dapat menjadi peluang menghasilkan produk inovatif. Dengan mencoba tips-tips di atas, kita akan terpacu untuk terus meningkatkan mutu produk dan layanan secara berkelanjutan, sehingga tetap relevan dengan konsumen dan pasar.













