News

Arsjad Rasjid Tegaskan Dukungan Kadin terhadap Pengembangan KEK

Direktur Utama PT Indika Energy Tbk (INDY), yang juga calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026, Asrjad Rasjid menegaskan, Kadin wajib  mendorong kebijakan pemerintah dalam mengimplementasikan  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai sentra pertumbuhan baru.

Selain itu, di era teknologi digital, Kadin juga harus mengakselerasi ekosistem berbasiskan data dan teknologi digital, serta mengembangkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Saat ini, terdapat 15 KEK yang tersebar di seluruh Indonesia, di mana 11 di antaranya telah beroperasi dan empat sedang dalam tahapan pembangunan. Adapun 11 KEK yang telah beroperasi adalah KEK Sei Mangkei, KEK Tanjung Lesung, KEK Palu, KEK Mandalika, KEK Galang Batang,  KEK Arun Lhokseumawe, KEK Tanjung Kelayang, KEK Bitung,  KEK Morotai, KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK), dan KEK Sorong.

Sedangkan empat KEK dalam tahap pembangunan adalah KEK Tanjung Api-Api, KEK Singhasari, KEK Kendal, dan KEK Likupang.

Pemerintah juga telah menetapkan  lima destinasi wisata super prioritas yang terdiri atas Labuan Bajo di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Danau Toba (Sumatera Utara), Likupang (Sulawesi Utara), dan Borobudur (Jawa Tengah).

Kadin sebagai   satu-satunya organisasi pengusaha nasional yang dibentuk berdasarkan  Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri, adalah  mitra pemerintah di bidang ekonomi,  sehingga  berkewajiban untuk  mendorong sektor-sektor potensial di daerah, mengakselerasi penggunaan teknologi digital, serta mendorong investasi di industri yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Kita harus maju bersama dengan mendirikan innovation hub untuk berbagi ilmu dan melakukan pelatihan. Kita maju bersama dengan mendorong usaha berorientasi ekspor,” katanya. (VED)

You may also like