Strategy seasonal marketing atau metode marketing musiman adalah sebuah pendekatan pemasaran yang memanfaatkan momen, event atau musim tertentu dengan tujuan meningkatkan potensi penjualan.

Salah satu contoh brand yang berhasil menggunakan strategi ini secara konsisten adalah iklan Marjan di bulan Ramadan. Brand sirup yang telah menjadi ikon takjil tersebut berhasil membangun awareness dan mencuri perhatian konsumen.

Bagaimana menerapkan strategy seasonal marketing yang efektif agar dapat mencapai potensi yang maksimal? Yuk belajar bareng strategi pemasaran dari brand sirup yang berhasil menciptakan cinematic universenya sendiri.

Storytelling dalam kemasan sinematik: kunci utama strategy seasonal marketing sirup Marjan

Setiap tahun menjelang bulan Ramadan, banyak brand yang berlomba-lomba menarik perhatian konsumen. Redseer Strategy Consultants melaporkan total belanja masyarakat Indonesia selama 2025 diprediksi mencapai Rp 1.188 triliun.

Angka tersebut dapat menjadi peluang bila sebuah brand mampu menerapkan strategi marketing yang tepat. Contohnya strategi seasonal marketing yang dipertajam dengan storytelling oleh brand sirup Marjan.

Sejak peluncuran episode pertama, iklan sirup tersebut mendapat respon yang positif. Teknik mengembangkan narasi dan mengemasnya ke dalam iklan mini series yang menggugah emosi berhasil menarik antusiasme dari audiens.

Keberhasilan tersebut berlanjut secara konsisten hingga Ramadan tahun ini. Masyarakat menyebut Marjan sukses menciptakan sinematiknya sendiri. Yaitu Marjan Cinematic Universe (MCU).

Konsistensi inovasi di setiap kampanye

Selain konsisten dalam berinovasi, iklan sirup Marjan juga konsisten dalam relevansi. Pada tahun 2026 ini, brand tersebut memadukan konsep cerita legenda dan teknologi AI yang sedang tren.

Storytelling yang kuat dan visual futuristik mampu mengangkat nilai produk dan budaya lokal. Konsistensi ciri khas ini berhasil memperkuat posisi Marjan sebagai top of mind di kategori sirup setiap Ramadan.

Strategi komprehensif di luar iklan

Selain menggunakan iklan, masih banyak cara untuk menerapkan strategi seasonal marketing ini. Berikut ini di antaranya.

  • Membuat promo khusus yang menarik konsumen sesuai event. Misalnya: Sale akhir tahun, promo gajian.
  • Menghadirkan kampanye yang relevan. Contoh giveaway bertema merah putih di bulan Kemerdekaan, iklan bertema harmoni dan islami di bulan Ramadan.
  • Melakukan kolaborasi project dengan para influencer
  • Memanfaatkan fitur live shopping pada hari besar dan special occasion lainnya di berbagai platform digital.

Tidak semua brand memiliki profil yang kuat di setiap channel. Pastikan kita menerapkan teknik, sesuai dengan kekuatan di platform masing-masing.

BACA JUGA: Storytelling Marketing, Teknik Memikat Audiens TikTok dalam Hitungan Detik

Strategi seasonal marketing dapat menjadi peluang meningkatkan brand awareness dan penjualan secara berkelanjutan. Dengan menggabungkan antara pemahaman terhadap konsumen, relevansi dengan tren dan ketepatan waktu eksekusi, brand dapat menghasilkan sebuah campaign yang ‘hook’ dan menjadi top of mind dalam benak user.

You may also like

More in News