Menumbuhkan motivasi bisnis terdengar sebagai suatu hal yang menantang bagi orang yang baru memasuki dunia usaha. Namun, semangat tersebut adalah kunci bagi seorang pebisnis agar sukses.
Tanpa adanya dorongan yang kuat dan tujuan yang jelas, bisnis dapat berhenti di tengah jalan. Sementara tantangan dalam dunia usaha seringkali dihadapkan pada tantangan dan ketidakpastian.
Bagaimana strategi menumbuhkan motivasi bisnis yang dapat membuat bisnis kita take off dan mencapai tujuan? Yuk simak tips dari Arsjad Rasjid berikut ini.
Daftar Isi
Menumbuhkan motivasi bisnis melahirkan usaha yang sustainable
Strategi menjaga motivasi bisnis
1. Menetapkan tujuan yang jelas
2. Menjaga kondisi mental dan fisik
3. Berani keluar zona nyaman
4. Membangun support system yang tepat
5. Tandai setiap pencapaian
Menumbuhkan motivasi bisnis melahirkan usaha yang sustainable
Salah satu goals yang dapat menyalakan semangat berbisnis adalah profit. Namun, keuntungan tidak selamanya hadir dalam menjalankan sebuah usaha. Ada kalanya pasar lesu, tren berubah atau kita perlu menghadapi administrasi yang membosankan.
Motivasi bisnis mendasar diperlukan untuk mengisi fase tersebut sebagai motor penggerak agar senantiasa gigih menjalani proses usaha. Beberapa bentuk motivasi bisnis pemilik usaha antara lain sebagai berikut.
- Mencapai kebebasan finansial
- Memberikan dampak dan solusi pada masyarakat
- Semangat inovasi dan mengembangkan diri
- Mendirikan usaha untuk persiapan masa depan dan meninggalkan legacy
Setiap orang pasti memiliki alasannya sendiri saat pertama kali memulai sebuah usaha. Dengan mengingat kembali tujuan awal kita, dapat menjadi upaya menjaga semangat agar usaha yang dilakukan tetap sustainable.
Strategi menjaga motivasi bisnis
Untuk menjaga proses bisnis senantiasa berkelanjutan, ada beberapa langkah strategis yang perlu diterapkan oleh pelaku usaha. Strategi ini meliputi visi, kesehatan mental dan fisik, hingga networking. Berikut ini penjelasannya.
1. Menetapkan tujuan yang jelas
Memiliki visi dan target yang spesifik akan memudahkan kita menentukan langkah dan mengingat kenapa memulai bisnis tersebut. Tetapkan 1 tujuan besar, kemudian pecah menjadi sejumlah target kecil yang achievable. Metode ini memudahkan kita merasakan progres secara bertahap.
2. Menjaga kondisi mental dan fisik
Fondasi penting yang perlu dijaga untuk mempertahankan motivasi adalah kesehatan fisik dan mental. Meskipun menjalankan bisnis memerlukan agility dan determinasi tinggi, selalu prioritaskan kesehatan dengan makan bergizi, rutin olahraga dan cukup istirahat.
Melakukan aktivitas selingan seperti meditasi atau melakukan hobi juga dapat membantu menjernihkan pikiran yang jenuh. Cara ini efektif untuk membantu memperbaiki mood agar kembali siap beraktivitas.
3. Berani keluar zona nyaman
Memberanikan diri mencoba strategi atau inovasi baru dalam upaya mengembangkan bisnis dapat menjadi pendorong motivasi. Misalnya bereksplorasi dengan teknologi digital, strategi marketing atau membuat inovasi produk.
Dokumentasikan setiap proses eksperimen yang dilakukan. Setiap tahapan monitoring dapat menjadi insight, serta menjaga semangat berinovasi untuk bisnis yang berkelanjutan.
4. Membangun support system yang tepat
Pergaulan dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis. Bangun networking dengan orang-orang yang memiliki satu visi dan frekuensi. Keberadaan mentos yang berpengalaman dan bijaksana, serta komunitas bisnis yang relevan dapat memberikan inspirasi serta moral support yang kita butuhkan.
5. Tandai setiap pencapaian
Apresiasi setiap kemajuan yang telah dilakukan. Metode ini merupakan reward penting yang membantu mempertahankan semangat dan dorongan dalam diri untuk melanjutkan upaya dalam mengembangkan usaha.
BACA JUGA: Pentingnya Manajemen Keuangan dalam Usaha Kecil, Simak 5 Tips Berikut
Membangun motivasi bisnis membutuhkan strategi yang sinergis dan saling berkesinambungan. Dengan demikian, dapat tercipta siklus motivasi yang positif dan membantu kita lebih konsisten dalam menghadapi setiap tantangan bisnis di masa mendatang.














