Brand Tas Exsport saat ini sudah melayani konsumen dari berbagai generasi selama 45 tahun sejak didirikan pada tahun 1979. Hampir setengah abad bertahan di tengah gempuran merek baru, merek yang mengawali produknya dengan tas maskulin-sporty tersebut tercatat sudah melakukan delapan kali rebranding.

Arsjad Rasjid mengangkat perjalanan brand dan produk lokal asal Bandung ini, untuk mengingatkan kita akan pentingnya terus belajar, bereksperimen dan relevan dengan perkembangan zaman.

Apa yang menjadi rahasia kualitas Tas Exsport masih dipercaya oleh konsumen dari waktu ke waktu? Simak panduan business growth-nya oleh Arsjad Rasjid di bawah ini.

Tas Exsport dan strategi brand evolution

Banyak brand lokal yang berjaya bersama Exsport pada era 1980-an hingga 2000-an, namun tidak semuanya mampu bertahan. Arsjad Rasjid mengidentifikasi bahwa kunci keberhasilan bukan terletak pada kejayaan masa lalu, melainkan pada kecepatan merek dalam merespons perubahan pasar.

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah adanya inersia atau rasa puas diri, di mana pemilik usaha enggan mengubah strategi pemasaran dan desain karena takut kehilangan pelanggan lama, padahal pasar terus berevolusi secara dinamis.

Sebaliknya, Exsport memilih untuk menerapkan strategi brand evolution guna menjaga relevansi dan menarik pelanggan baru. Melalui langkah rebranding pada desain produk dan logo, mereka membuktikan bahwa menjadi tangkas (agile) adalah keharusan agar tidak tergerus oleh kompetitor. Dengan memahami bahwa kesuksesan tidak bersifat permanen, Exsport terus bertransformasi mengikuti perkembangan gaya hidup konsumen dari berbagai generasi.

Rebranding desain produk

Perjalanan desain tas Exsport memperlihatkan bagaimana selera pasar dapat berubah dengan dinamis. Di tahun 2014, brand ini mengusung desain maskulin-sporty. Kemudian bergeser ke market konsumen perempuan dengan desain feminine casual di tahun 2017.

Memasuki era gen Z, Exsport bertransformasi lebih segar ke desain yang classic cheerful pada tahun 2021. Ini menunjukkan bagaimana brand lokal ini mampu memahami perkembangan lifestyle penggunanya dan terus relevan dengan market trend yang sedang terjadi.

Rebranding logo brand Exsport

Selain desain produk, Exsport juga melakukan perubahan desain logo serta strategi marketing. Brand ini menyadari bahwa tidak semua pengguna produknya mengenal mereka sebagai brand yang sudah ada sejak lama.

Melakukan transformasi logo menjadi lebih fresh sambil mengusung pesan yang lebih relevan bagi penggunanya, membuat produk-produk mereka masih dicari hingga saat ini. Strategi Tas Exsport menunjukkan betapa krusialnya pendekatan brand secara visual dan pesan campaign yang lebih relevan.

Pelajaran penting agar sebuah bisnis bisa terus berkembang di tengah perubahan zaman

Dari perjalanan panjang brand Exsport, Arsjad Rasjid menekankan pentingnya tiga hal bila sebuah bisnis ingin bertahan dan terus berkembang meski era sudah berubah. Berikut ini penjelasannya.

1. Ubah mindset terhadap risiko

Ubah ketakutan kita pada risiko, menjadi driver atau penggerak untuk mencoba hal baru. Rasa takut dapat menghalangi inovasi yang mungkin potensial bagi perkembangan bisnis kita.

2. Berani melakukan trial dan error

Pahami bahwa tak ada eksperimen yang sempurna. Trial dan error adalah hal yang lumrah, serta dapat menjadi catatan pengembangan dalam menentukan inovasi atau konsep yang sesuai dengan brand.

3. Jangan cepat puas dan terus belajar

Jangan puas pada satu kondisi sukses, karena pasar dan konsumen bisa berubah dengan cepat. Kunci menghadapinya adalah dengan terus belajar, beradaptasi dan mempersiapkan inovasi produk berikutnya.

BACA JUGA: Branding UMKM yang Kuat Penting untuk Kemajuan Bisnis, Ini Tips Arsjad Rasjid

Dari Tas Exsport, kita memahami bahwa keberlanjutan usaha tidak datang hanya dari nama besar dan status ‘legendaris’. Justru, kemampuan untuk terus membaca perubahan zaman dan berinovasi, menjadi kunci adaptasi yang bisa membuat brand tetap dekat dengan pengguna berbagai generasi dari waktu ke waktu.

You may also like

More in Inspirasi